Selayar Pandang Nan Indah

Pantai Pa'badillang by Safruddin Alwi
Tempat pertama yang saya kunjungi setelah pindah domisili ke Makassar adalah adalah Selayar, bahkan sebelum saya sempat ke pantai losari. Selayar salah satu kabupaten terjauh dari Kota Makassar, lebih-lebih lagi dikarenakan kondisi geografisnya yang kepulauan dan terpisah dari pulau utama Sulawesi. Jika kawan-kawan cukup akrab dengan bentuk pulau Sulawesi yang mirip huruf "K" Selayar ada di kaki kanan pulau Sulawesi. Bentuk kepulauan selayar menyebar cukup luas ke arah Sulawesi tenggara dan ke arah laut banda. Kondisi geografis tersebut memberi "tantangan" tersendiri untuk sampai ke selayar. Kita perlu bergonta-ganti moda transportasi untuk sampai ke Benteng, Ibu kota Selayar. Tentunya sajian pemandangannya juga beragam.
Menikmati perjalanan
Berangkat dari Makassar kita bisa menggunakan bus atau travel minibus sekelas Innova. Kita harus mencapai pelabuhan Tanjung Bira jika ingin menyeberang ke Selayar. perjalanan tersebut ditempuh selama 4 s.d 5 jam dari Makassar. Rata-rata kendaraan yang digunakan cukup baik, tentunya terkecuali untuk kelas low budget. Ada feri yang cukup besar dan bolak-balik 2 kali sehari untuk menjembatani Tanjung Bira dan Selayar. Pelabuhan tanjung bira tidak hanya digunakan untuk feri penyeberangan, namun juga sebagai pelabuhan kapal-kapal pinisi. Ya, Tanjung Bira sudah lama dikenal sebagai tempat pembuatan kapal pinisi. Feri penyeberangan sudah siaga ketika kami sampai di bira. Di dalamnya berjejalnya beraneka macam karya manusia yang hidup dan yang tidak hidup.

Di atas perahu
Tidak mewah mungkin tapi cukup representatif bagi masyarakat yang membutuhkan transportasi penyeberangan. Rute feri penyeberangan ini melewati beberapa pulau kecil antara selayar dan bira. Pemandangan yang tersaji cukup menghibur perjalanan, dan ada kantin mini untuk mengisi perut jika lapar. Sebelum kapal berangkat cukup banyak pedagang yang naik ke kapal menjajakan. Satu yang tidak enak di waktu-waktu tertentu cuaca tidak kondusif untuk dinikmati. Berikut beberapa foto snapshot sepanjang perjalan menuju selayar dan perjalanan mengelilingi beberapa pulau hinterland di selayar.
What I see
Selayar secara keseluruhan tidak jauh berbeda dengan Kepulauan Riau, karena secara geografis sama-sama berbentuk kepulauan dengan pantai-pantai yang indah dan spot-spot snorkling menarik untuk mengintip dunia bawah lautnya. Namun tentu saja alam Selayar punya sisi unik yang berbeda dan budaya masyarakat setempat memberi warna yang berbeda. referensi baru untuk dikunjungi.
Dunia di bawah pasir by Safruddin Alwi
Pulau Selayar berbentuk memanjang dari utara ke selatan. Karenanya pantai-pantai di selayar menjadi tempat yang menarik untuk menikmati sunset dan sunrise. Namun beberapa spot pantai aksesnya masih sulit. Berikut shortlist untuk dikunjungi jika anda sedang berada di selayar. Pantai Pa'badillang, Jika kita mengunjungi selayar lewat jalur darat maka kita akan sampai di pelabuhan feri pamatata. Berjarak kurang dari 1 km kita bisa mencapai pantai Pa'badillang. Di pantai ini ada bagian pantai berpasir putih dan bagian pantai karang yang cukup tinggi. Bentang pantai pasirnya terbilang panjang dengan kejernihan air laut yang masih terjaga.
Tenggelam di antara sampah
Buruknya di musim barat, sekitar bulan desember s.d februari banyak tumpukan sampah dipantai ini. Mungkin saat kita berada di tengah laut kita menganggap sepele untuk setiap potongan sampah kecil yang kita buang. Namun dengan banyaknya kapal yang berlayar dan arus laut yang mengarah ke sisi pantai ini pada musim barat. Kita akan melihat dampak sampah yang kita anggap sepele saat berlayar dan membuangnya di tengah laut. Miris sekali, padahal pantai ini jadi habitat alami biota laut yang banyak bersembunyi di balik pasir.
Liang Kareta by Safruddin Alwi
Liang kareta, sekilas dari namanya sebagian dari kita mungkin akan mengasosiasikan dengan bentuk karang di pantai ini yang berbentuk liang (lubang) karena abrasi. Namun apa hubungannya dengan kareta (kereta) ?? Singkat cerita nama Liang Kareta tidak ada hubungannya sama sekali dengan liang maupun kereta. Nama tersebut adalah nama seorang penduduk yang melegenda di tempat ini. Liang kareta terletak di pulau terpisah. kira-kira butuh perjalanan 15 menit dengan Joloro (perahu motor) untuk sampai ke Liang kareta dari pelabuhan bontoharu. Namun karena perjalanan tersebut melalui perairan antar pulau Saya sangat yakin tidak akan membosankan. Pemandangan sepanjang perjalanann  sangat indah. Tidak berhenti disitu saja. sesampainya di Liang kareta kita akan disuguhkan alam yang istimewa. bentuk karang yang unik menyerupai gua karena abrasi. Air lautnya sangat jernih ditambah terumbu karang yang menarik untuk dijelajahi.
Pulau Tinabo by Safruddin Alwi
Permata bagi Selayar adalah taman nasional Takabonerate. Takabonerate sendiri sebenarnya sebuah nama kecamatan yang wilayahnya terdiri dari gugusan pulau-pulau. Nah perairan antara pulau-pulau kecil tersebut menjadi sarang terumbu karang atol terbesar. Pulau Tinabo menjadi base pengelolaan taman nasional tersebut. Tinabo tidak terlalu luas, hanya dengan berjalan kaki 15 s.d 20 menit kita sudah bisa sampai dari ujung pulau ke ujung yang lain lagi. Bentuk pulau memiliki teluk-teluk kecil yang pas untuk berenang dan menikmati karang. Kejutannya anak-anak ikan hiu sering menepi ke air dangkal, jadi para pengunjung bisa berenang dengan anak-anak hiu tersebut. Cukup dengan membawa umpan beberapa potongan ikan.
Pantai Pulau Tinabo by Safruddin Alwi
Namun butuh perjuangan lebih untuk sampai ke pulau Tinabo ini. Dari selayar kita perlu menggunakan kapal untuk perjalanan 5-6 jam untuk sampai ke Takabonerate. Dari Takabonerate kita masih perlu lanjut perjalanan dengan kapal 2 jam. Perlu diperhatikan pulau Tinabo hanya dihuni petugas taman nasional dari Kementerian Kehutanan. Tidak banyak supply kebutuhan sehari-hari di Tinabo, jadi sebaiknya persiapkan segala sesuatunya di Selayar atau Takabonerate.
Nekara dan Jangkar Bersejarah by Safruddin Alwi
Kembali ke Selayar, yang tidak hanya menawarkan alamnya yang indah. Selayar cukup kaya dengan sejarah. Posisinya di jalur pelayaran jaman dahulu kala tidak hanya oleh kapal-kapal dari nusantara. Karena posisinya strategis penajajah belanda dan portugis juga sempat menancapkan kekuasaannya di Selayar. Kita masih bisa melihat sisa-sisa kejayaan para penjajah di Selayar. Juga beberapa persenjataan perang untuk melawat penjajah tersebut masih bisa kita jumpai, meriam-meriam berumur ratusan tahun. Di antara peninggalan sejarah yang paling terkenal di Selayar adalah Nekara perunggu dan jangkar tua. Diperkirakan nekara tersebut merupakan peninggalan dari jaman perunggu di asia kira-kira 1000 tahun SM. Nekara tersebut kemudian ditemukan oleh petani pada tahun 1686. Sejak masa itu nekara tersebut disimpan di sebuah rumah di Bontoharu. Uniknya asal usul nekara tersebut belum diketahui secara pasti.
Jangkar tua yang ada di desa Padang bontoharu merupakan peninggalan kapal saudagar cina bernama Gowa Liong Hui sekitar abad 17 s.d 18. Kapal milik Gowa tersebut sangat besar sehingga membutuhkan jangkar yang juga sangat besar dengan panjang lebih dari 2 meter. Kapal tersebut merupakan kapal dagang yang sedang singgah di desa padang untuk mengisi air, namun kemudian mengalami kerusakan. Jangkar dan meriam kapal tersebut kemudian diambil oleh warga. Tak terbayangkan sebelumnya jika pulau kecil bernama Selayar memiliki peninggalan sejarah yang sudah sangat tua ratusan bahkan mungkin ribuan tahun.
Pantai Karang di Selayar by Safruddin Alwi
Saat sore hari menjelang malam, saya menyarankan kawan traveler ke bagian pantai karang pa'badillang. Tepian pantai selayar tidak semua dihuni pasir putih yang melankolik. di beberapa sisi batu karang yang cadas dan curam berbatasan langsung dengan air laut. Jika dikelola dengan profesional tempat-tempat tersebut tidak akan kalah indah dibanding pantai-pantai karang di bali. Di pantai pa'badillang terdapat teluk yang berbentuk hampir bulat utuh dikelilingi tebing karang dengan suguhan pemandangan yang pasti berkesan saat sunset ataupun sunrise.
Sunset di Selayar by Safruddin Alwi
Sekian coretan perjalanan saya kali ini.. Salam :)

Share this:

1 komentar